Wujudul Hilal 1 Ramadhan dan 1 Syawal 1431H Dengan “STELLARIUM”

Eeeits….ni bukan sebuah ramalan atau perkiraan tapi berdasarkan perhitungan dan pengamatan langsung. Berdasarkan ketentuan Tuhan bahwa matahari, bulan, dan bumi beredar pada garis edarnya dengan sangat teratur. Tidak pernah sedetik pun bulan berhenti mengitari bumi, dan tidak pernah sedetik pun bumi bersama bulan berhenti mengitari matahari. Kecuali Tuhan menghendaki lain, misalnya Tuhan menghentikan gerakan bumi sedetik saja. Inilah yang menjadi dasar dalam perhitungan tahun, bulan dan perhitungan lainnya sebagaimana dalam firman-Nya QS. Yunus: 5

هُوَ الَّذِي جَعَلَ الشَّمْسَ ضِيَاءً وَالْقَمَرَ نُورًا وَقَدَّرَهُ مَنَازِلَ لِتَعْلَمُوا عَدَدَ السِّنِينَ وَالْحِسَابَ ۚ مَا خَلَقَ اللَّهُ ذَٰلِكَ إِلَّا بِالْحَقِّ ۚ يُفَصِّلُ الْآيَاتِ لِقَوْمٍ يَعْلَمُونَ﴿٥﴾مُ

Dialah yang menjadikan matahari bersinar dan bulan bercahaya dan ditetapkan-Nya manzil-manzilah (tempat-tempat) bagi perjalanan bulan itu, supaya kamu mengetahui bilangan tahun dan perhitungan (waktu). Allah tidak menciptakan yang demikian itu melainkan dengan hak. Dia menjelaskan tanda-tanda (kebesaran-Nya) kepada orang-orang yang mengetahui.

Perlu diketahui bahwa dalam kalender Hijriyah, sebuah hari diawali sejak terbenamnya matahari waktu setempat, bukan saat tengah malam. Sementara penentuan awal bulan (kalender)tergantung pada penampakan (visibilitas) bulan. Jadi dalam penentuan awal bulan hijriyah berdasarkan pada peredaran bulan terhadap bumi.

Ada beberapa kriteria penentuan awal bulan hijriyah, yaitu rukyatul hilal, wujudul hilal, imkanur rukyat dan rukyat global. Keempat kriteria itu kadang menghasilkan ketetapan awal bulan yang berbeda, meskipun sama-sama menetapkan ada bulan (hilal) saat matahari terbenam. Bahkan, kriteria yang sama belum tentu menghasilkan ketetapan yang sama, misal karena perbedaan tempat acuan (tempat melihat bulan).

Rukyatul Hilal adalah kriteria penentuan awal bulan (kalender) hijriyah dengan merukyat (mengamati) hilal secara langsung. Apabila hilal (bulan sabit) tidak terlihat (atau gagal terlihat), maka bulan (kalender) berjalan digenapkan (istikmal) menjadi 30 hari.

Wujudul Hilal adalah kriteria penentuan awal bulan (kalender) hijriyah dengan menggunakan dua prinsip: Ijtimak (konjungsi) telah terjadi sebelum matahari terbenam (ijtima’ qablal ghurub), dan bulan terbenam setelah matahari terbenam (moonset after sunset) maka pada petang hari tersebut dinyatakan sebagai awal bulan (kalender) hijriyah, tanpa melihat berapapun sudut ketinggian (altitude) bulan saat matahari terbenam.

Imkanur Rukyat adalah kriteria penentuan awal bulan (kalender) hijriyah dengan mengamati bulan dengan ketentuan bulan telah berada di atas ufuk saat matahari terbenam, dengan ketinggian bulan minimal antara 2 hingga 8 derajad. Ketentuan tinggi minimal bulan sabit ini terkait dengan bisa tidaknya dilihat oleh teropong atau mata.

Rukyat Global adalah kriteria penentuan awal bulan (kalender) hijriyah yang menganut prinsip bahwa jika satu penduduk negeri melihat hilal, maka penduduk seluruh negeri berpuasa (dalam arti luas telah memasuki bulan hijriyah yang baru) meski yang lain mungkin belum melihatnya.

Berdasarkan simulasi wujudul hilal menggunakan software “STELLARIUM” di platform linux ubuntu, tanggal 1 Ramadhan 1431H jatuh pada tanggal 11 Agustus 2010. Hal ini bisa dilihat dari screenshot posisi bulan terhadap matahari saat matahari terbenam yang dipantau dari wilayah Jember dengan ketinggian 99 meter dpl berikut.

Berdasarkan pengecekan pada tanggal 9 Agustus 2010 pada pukul 16:26:06 ( gambar a) menunjukkan bahwa posisi bulan lebih dahulu dari matahari sehingga bulan lebih dahulu terbenam dari matahari yaitu bulan terbenam pada puku 16:32 dan matahari terbenam pada pukul 17:23. Hal ini menunjukkan bahwa malam hari tersebut belum memasuki awal bulan hijriyah.

Sedangkan pengecekan pada tanggal 10 Agustus 2010 pada pukul 17:21:49 (gambar b) menunjukkan telah terjadi ijtimak (konjungsi) sebelum matahari terbenam dan matahari terbenam lebih dahulu dari bulan. Pada saat matahari terbenam pada pukul 17:24 posisi bulan memiliki ketinggin (altitude) sekitar 2,3 derajat diatas ufuk. Hal ini menunjukkan bahwa pada malam hari tersebut telah masuk awal bulan Ramadhan sehingga di esok harinya tanggal 11 Agustus 2010 kita diwajibkan berpuasa.

Sedangkan tanggal 1 Syawal 1431H jatuh pada tanggal 10 September 2010. Hal ini bisa dilihat dari screenshot posisi bulan pada saat matahari terbenam yang dipantau dari wilayah Jember dengan ketinggian 99 meter dpl berikut.

Berdasarkan hasil pemantauan pada tanggal 8 September 2010 pada pukul 17:00:39 ( gambar c) menunjukkan bahwa posisi bulan lebih dahulu dari matahari sehingga bulan lebih dahulu terbenam dari matahari yaitu bulan terbenam pada puku 17:10 dan matahari terbenam pada pukul 17:22. Hal ini menunjukkan bahwa malam hari tersebut belum memasuki bulan syawal.

Sedangkan pemantauan pada tanggal 9 September 2010 pada pukul 17:21:49 (gambar d) menunjukkan telah terjadi ijtimak (konjungsi) sebelum matahari terbenam dan matahari terbenam lebih dahulu dari bulan. Pada saat matahari terbenam pada pukul 17:24 posisi bulan memiliki ketinggin (altitude) sekitar 10 derajat diatas ufuk. Hal ini menunjukkan bahwa pada malam hari tersebut telah masuk awal bulan syawal so esok hari pada tanggal 10 September 2010 udah mejalankan shalat idul fitri.

Namun kepastian akhir berada dalam kuasa-Nya karena ini hanyalah simulasi komputer tentang peradaran  matahari, bulan, bumi dan bintang lainnya yang dibuat berdasar atas keteraturan peredaran alam sebagaimana yang difirmankan dalam kitab-Nya Al Qur’anul Karim. So kita tunggu  fenomena  alam sebenarnya pada hari H….

Semoga qt semua bisa sampai pada bulan yang penuh berkah dan ampunan bulan Ramadhan dan bisa menjalankan ibadah dengan khusyu’ dan tuma’ninah hingga sampainya hari kemenangan. Aminnnnn………..

Ref :

  • Tafsir Al Qur’anul Karim
  • Rusmanto Maryanto “ Ketua YPLI”
  • Wikipedia ” Hisab dan Rukyat”
About these ads
  1. #1 by soma on August 24, 2010 - 08:12

    It’s good. smoga prkiraannya tpat

  2. #2 by elfasazayed on August 11, 2012 - 14:39

    postingannya bagus mas. Tapi alangkah baiknya kita juga diberi tahu cara menggunakan aplikasinya agar kita bisa praktik secara langsung :)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: